Bill Gates dan Kompetisi Toilet Revolusionernya

Bill Gates dan Kompetisi Toilet Revolusionernya

426
BERBAGI
Bill Gates dan Kompetisi Toilet Revolusionernya

KotakNews.com – Bill Gates dan Kompetisi Toilet Revolusionernya, Kamis (11/5/2017), ada 600.000 dari 1,7 juta orang yang meninggal dunia akibat sanitasi buruk, di mana persentase paling banyak berasal dari India. Karenanya, menurut Gates, kondisi tersebut membuat negara ini harus didukung secara finansial maupun inovasi, seperti yang dilansir dari Business Insider

Hal ini membuat Bill Gates menjalankan proyek besarnya bernama “Clean India” yang ditargetkan akan selesai pada tanggal 2 Oktober 2019 mendatang. Pada tanggal itu pula, masyarakat India akan memperingati 150 tahun kelahiran Mahatma Gandhi.

Dalam program “Clean India” ini Gates akan memperbaiki sanitasi di negara yang sedang berkembang tersebut dengan membangun 75 juta toilet bersih. Dengan adanya program tersebut, diharapkan sanitasi bisa berangsur membaik dan banyaknya korban yang meninggal akibat buruknya sanitasi semakin berkurang.

Lewat Gates Foundation, pendiri perusahaan Microsoft ini mengadakan kompetisi bagi para engineer untuk menciptakan toilet ‘revolusioner’ dengan imbalan hadiah sebesar US$ 3,4 juta (setara dengan Rp 45 miliar). Hingga saat ini, masih ada empat desain toilet yang masuk dan masih diseleksi oleh Gates.

Toilet milik RTI yang merupakan salah satu peserta kompetisi menciptakan inovasi toilet menarik yang diberi nama “Integrated Waste Treatment System”. Salah satu kecanggihan dari toilet tersebut adalah dapat menyemprot cairan disinfektan secara otomatis, serta mendaur ulang tisu bekas yang dipakai menjadi sumber tenaga yang menghidupkan toilet tersebut.

Gates tak hanya memperbaiki sanitasi di India saja. Namun, dia memiliki program untuk mengoptimalkan standar sanitasi dunia. Gates mengatakan, dirinya telah pergi ke berbagai negara berkembang (termasuk India) dan melihat bagaimana buruknya kondisi toilet di kota-kota yang ada di negara itu. Dari hasil pantauannya, Gates melihat bahwa banyak orang yang tak menggunakan toilet untuk buang air kecil maupun besar karena kondisi toiletnya yang sangat bau.”Sayang, banyak yang tidak menggunakan toilet yang sudah disediakan karena sangat bau. Akibatnya, warga harus buang air besar di area yang tidak semestinya. Saya harus menemukan solusi agar ini tidak menjadi berkelanjutan,” tutur Gates seperti seperti yang dikutip dari liputan6.com. Sehingga Gates memutuskan akan membuat parfum yang berfungsi sebagai sanitizer dan disinfektan untuk membersihkan toilet. Selain itu, parfum tersebut juga memberikan aroma khusus agar pengguna tidak lagi mencium aroma asli dari toilet.

Simak Juga :  10 Orang Terkaya di Dunia Tahun 2014 Versi Forbes