Desakan Bank Dunia Pada Israel Agar Tak Persulit Palestina

Desakan Bank Dunia Pada Israel Agar Tak Persulit Palestina

130
BERBAGI
Desakan Bank Dunia Pada Israel Agar Tak Persulit Palestina

KotakNews.com – Desakan Bank Dunia Pada Israel Agar Tak Persulit Palestina, Pada Selasa (12/9/17) Bank Dunia mendesak Israel agar tidak mempersulit Palestina. Israel diharapkan agar memperbaiki prosedurnya di penyeberangan barang-barang Palestina, menghapus pembatasan akses ke Area C Tepi Barat dan mencabut blokade di Jalur Gaza dalam upaya memperbaiki ekonomi Palestina.

Melihat grafik ekonomi 10 tahun mendatang, Bank Dunia mengkhawatirkan dampak dari tindakan Israel tersebut terhadap ekonomi Palestina jika pembatasan yang sedang berlangsung dihapuskan

Laporan tersebut menunjukkan bahwa keuntungan ekonomi dan sosial bisa sangat besar pada 2025. Tingkat pertumbuhan tahunan ekonomi Palestina dapat mencapai 6,0 persen di Tepi Barat dan 8,0 persen di Jalur Gaza, yang akan menciptakan 50.000 hingga 60.000 lapangan pekerjaan baru.

Untuk mencapai pertumbuhan tersebut, Bank Dunia mendesak Israel, Otoritas Palestina dan masyarakat internasional untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik guna menjalankan dan mendukung kegiatan bisnis di wilayah Palestina.

Israel diharapkan untuk merampingkan prosedur-prosedur di penyeberangan perbatasan. Rata-rata biaya perdagangan per transaksi untuk perusahaan Palestina hampir tiga kali lebih tinggi dari perusahaan Israel, dan hampir empat kali untuk durasi rata-rata proses impor.

Israel juga didesak agar segera menghapus pembatasan akses ke Area C yang berada di bawah kendali keamanan dan administrasi Israel.

Ini akan memungkinkan perusahaan Palestina memperoleh keuntungan dari satu-satunya wilayah yang berdekatan di Tepi Barat dan keunggulan komparatifnya di bidang pertanian, pertambangan, penggalian serta pariwisata.

Proposal laporan yang ditujukan untuk mendesak Israel tersebut juga berisi tentang pencabutan blokade Israel yang diberlakukan di Jalur Gaza sejak pertengahan 2007. Hal ini diharapkan dapat membuka jalan bagi gerakan perdagangan penting untuk membangun kembali infrastruktur dan ekonomi serta memperbaiki kondisi kehidupan masyarakat Gaza yang buruk.

Simak Juga :  Penerimaan Pajak Hanya Tercapai 555,2 Triliun Di Semester I 2015

Menurut laporan tersebut, pengurangan pembatasan Israel dapat meningkatkan ukuran ekonomi Palestina sebesar 36 persen di Tepi Barat dan 40 persen di Jalur Gaza pada 2025.

BERBAGI
A kind girl who likes working hard.