Diharapkan PT Garuda Indonesia Lebih Transparan Kepada KPK Terkait Pengadaan Barang dan...

Diharapkan PT Garuda Indonesia Lebih Transparan Kepada KPK Terkait Pengadaan Barang dan Jasa

39
BERBAGI
Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala Nugraha Mansury mendatangi gedung KPK, Jakarta

KotakNews.com – Diharapkan PT Garuda Indonesia Lebih Transparan Kepada KPK Terkait Pengadaan Barang dan Jasa, Direktur Utama PT Garuda Indonesia Pahala Nugraha Mansury yang didampingi bagian sumber daya manusia (SDM) dan Corporate Secretary PT Garuda Indonesia bertemu pimpinan KPK pada Senin (11/9/17) di gedung KPK, Jakarta.

Pertemuan ini merupakan permintaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada PT Garuda Indonesia (Persero) agar lebih transparan dan akuntabel terkait pengadaan barang dan jasa.

“Hari ini Dirut Garuda Indonesia bersama dengan bagian SDM dan Corporate Secretary Garuda Indonesia bertemu pimpinan KPK, Pak Agus Rahardjo, Laode M Syarif dan Alexander Marwata juga Deputi Pencegahan KPK,” kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati di gedung KPK, Jakarta.

Menurut keterangan Yuyuk, pertemuan itu akan memperbincangkan mengenai tata kelola untuk Garuda Indonesia.

“Jadi ada beberapa rekomendasi yang diberikan oleh KPK antara lain mengenai pengadaan yang lebih transparan dan akuntabel dan juga penguatan untuk internal audit di Garuda Indonesia,” kata Yuyuk.

Sementara itu, Pahala Nugraha Mansury mengatakan pertemuannya dengan pimpinan KPK itu membahas perbaikan kebijakan di PT Garuda Indonesia serta bagaimana Garuda Indonesia ke depannya bisa lebih baik semuanya dari sisi pengadaan dan segala macamnya.

“Bagaimana kami bisa memperbaiki prosedur, kebjijakan lebih ke situ ke depannya. Garuda Indonesia tentunya berusaha lebih baik lagi, jadi lebih hal-hal yang umum,” kata Pahala.

“Tentunya nanti kami akan “follow up” bagaimana kami melakukan sosialisasi kepada karyawan, bagaimana kami proses pengadaan ke depan jadi lebih baik, lebih efisien melalui sebuah komite dan sebagainya,” imbuhnya.

Menurut dia, walaupun sudah banyak perbaikan dari segi kebijakan, namun pihak Garuda akan tetap melakukan perbaikan-perbaikan kembali seperti memperkuat fungsi-fungsi internal dan organisasi PT Garuda Indonesia.

Simak Juga :  Jokowi: Ngapain Tanya Saya, Tanya Ahok Saja!

Ia pun membantah bahwa pertemuan dengan pimpinan KPK itu juga membahas terkait kasus mantan Dirut Garuda Indonesia Emirsyah Satar yang telah ditetapkan tersangka suap pengadaan pesawat dan mesin pesawat dari Airbus SAS dan Rolls-Royce PLC pada PT Garuda Indonesia.