Dilempari Batu, Sungguh Malang Nasib Personel Band Metal yang Berhijab ini

Dilempari Batu, Sungguh Malang Nasib Personel Band Metal yang Berhijab ini

819
BERBAGI
Personel Band Metal VoB (Foto: kompas.com)

KotakNews.com – Dilempari Batu, Sungguh Malang Nasib Personel Band Metal yang Berhijab ini, Di Banyuwangi, tepatnya di kabupaten Garut, tiga SMK Bina Insan Mandiri mendirikan sebuah band Metal. Ketiga siswi ini selalu tampil dengan hijab saat manggung. Ternyata hal ini menjadi cobaan yang berat bagi mereka di awal merintis karir mereka.

Banyak masyarakat mencibir, hingga keluarga mereka pun tidak mengizinkan. Mereka dipandang sebagai grup band yang identik dengan pergaulan bebas. Band yang bernama VoB ini dimanajeri oleh Ersa ini sempat akan bubar. Ersa sendiri pun juga sempat berniat untuk mengundurkan diri. “Akhirnya saya yang minta mengundurkan diri mendampingi mereka, karena kasihan melihat mereka, tapi mereka terus datang,” katanya saat ditemui oleh wartawan Kompas di rumahnya di Kampung Ciudian Desa Ciudian, Kecamatan Singajaya, pada Jumat (2/06/2017).

Band ini awalnya beranggotakan tujuh orang siswa. Namun empat siswa lainnya mundur karena tidak mendapat izin dari orangtua. Sementara, tiga orang lainnya, yaitu Firda Kurnia, Widi Rahmawati dan Euis Siti Aisyah terus bertahan hingga akhirnya mereka bisa membuktikan diri hingga mendapat pengakuan dan apresiasi masyarakat luas lewat musik cadas yang mereka mainkan.

Ersa menjelaskan bahwa salah seorang personel band VoB yang bernama Firda sering sekali mendapat tekanan. Bahkan dia sempat dilempari batu oleh orang tidak dikenal hingga kepalanya terluka saat pulang latihan. Dia juga pernah tidak dibukakan pintu oleh keluarganya karena pulang larut malam. Selain itu, warung kecil milik ibunya pun sempat jadi sasaran dari mereka yang tidak suka. Bahkan, warung milik ibunya pernah dibongkar dan di dalamnya tersisa secarik kertas yang isinya hujatan terhadap VoB. Kertas tersebut menjadi bungkus batu yang dilemparkan ke warung ibunya. “Waktu saya ditimpuk kena kepala, batunya juga dibungkus kertas isinya begitu,” katanya.

Simak Juga :  Kikan Tunjukkan Jiwa Nasionalismenya Dengan Menciptakan Album Kebangsaan

Ersa pun pernah mendapatkan ancaman dari orang tak dikenal saat video anak asuhnya menjadi viral di media sosial. “Saya tidak pernah secara sengaja upload video anak-anak main, tapi tiba-tiba sudah tersebar di YouTube dan media sosial hingga akhirnya jadi viral. Akhirnya saya juga yang kena, sempat beberapa kali dapat telepon dari nomor tidak dikenal,” katanya.

Para personil band VoB sendiri bukanlah anak yang nakal. Menurut Ersa, Firda merupakan guru ngaji dan qoriah. Ketiga personil band VoB tiap hari ngaji dirumah dan di sekolah juga.

Sekarang, pandangan masyarakat pun mulai berubah. Setelah band VoB terkenal, masyarakat menjadi ramah. Firda, gitaris yang merangkap vokalis ini, mengaku saat ini orang-orang di kampungnya lebih ramah dibanding dulu.”Iya, sekarang ramah-ramah, jadi baik semua,” katanya sambil tertawa lepas. “Sejak awal saya yakin saja, karena saya tidak melakukan hal yang salah, kita tidak mau lepas kerudung,” imbuh Firda.