Donald Trump Kembali Menjadi Sorotan Netizen Terkait Pemilihan Kepala CIA yang Baru...

Donald Trump Kembali Menjadi Sorotan Netizen Terkait Pemilihan Kepala CIA yang Baru karena Rasis

75
BERBAGI
donald trump kembali menjadi sorotan netizen terkait pemilihan kepala cia yang baru karena rasis

KotakNews.comDonald Trump Kembali Menjadi Sorotan Pemilihan Kepala CIA yang Baru karena Rasis, Baru-baru ini Presiden Amerika Serikat terpilih yaitu Donald Trump kembali menjadi sorotan netizen. Pilihan Kepala CIA yang baru yang dipilih oleh Trump dinilai rasis.

Kekhawatiran terpilihnya Mike Pompeo sebagai Kepala CIA yang baru adalah nantinya badan intelijen akan menggunakan cara brutal ketika menginterograsi pelaku serta memperluas penjara yang berada di Amerika, Teluk Guantanamo, Kuba.

Pompeo sendiri tidak begitu tenar di kalangan warga AS. Namun, siapa sangka bahwa Pompeo di dunia intelijen sangat begitu terkenal dan sangat dihormati. Hal itu dapat terlihat di koleganya ketika di Capitol Hill.

Kepala CIA yang baru tersebut kini berumur 52 tahun dan memiliki pengalaman selama 3 tahun menjabat di komite intelijen AS yang membawahi CIA. Dia lahir di Orange California dan mengambil jurusan hukum di Universitas Harvard. Banyak tugas besar yang telah di urus oleh Pompeo selama dia menjabat.

Salah satu tugas besar yang pernah dilakukan adalah pada tahun 2012 lalu pernah menginvestigasi Hillary Clinton selaku Menteri Luar Negeri. Pemeriksaan tersebut berkaitan dengan tewasnya 4 warga AS di Benghazi Libya.

Pada waktu itu Pompeo melempar komentar keras kepada Hillary Clinton yang intinya mantan Ibu Negara AS telah memposisikan kepentingan politik didepan kepentingan umum.

Tak hanya itu, Pompeo selama menjadi anggota Kongres AS dia sangat kritis atas isu-isu yang beredar terkait dengan keamanan nasional Amerika Serikat. Dan dia juga merupakan orang yang mendukung penuh agar Guantanamo tetap dibuka. Kemudian dia menggunakan cara kekerasan dalam menginvestigasi setiap pelaku kejahatan yang ada.

Tak hanya itu, Pompeo juga terkenal karena dia berfokus pada dua hal, yaitu pencegahan ancaman teroris ekstrem. Dan juga bagaimana AS harus menyikapi Rusia terkait dengan penyerangan ISIS yang berada di Suriah.

Simak Juga :  Heboh! Seorang Pria Tertangkap Karena Tidak Bayar Tol 5 Tahun

Kepala CIA baru dituding rasis karena beberapa waktu lalu melalui media sosial Twitter dan Facebook, dia memosting sesuatu yang terhubung ke blog rasis. Salah satu isinya adalah Obama disebut komunis serta perwujudan setan.

Pompeo akhirnya mengklarifikasi bahwa postingannya tersebut adalah sebuah kesalahan teknis. Oleh karena itu, sejam setelah penulisan postingan tersebut, dia menghapus postingan tersebut.

Kemudian Pompeo juga meminta maaf kepada Partai Demokrat karena telah merebut kursi Raj Goyle ketika pemilihan kursi kongres. Dia juga menyatakan bahwa kemntar yang berada di blog tersebut tidak berasal dari pandangan dia.