Ignasius Jonan Dilantik Jadi Menteri ESDM. Jokowi, “Ini Isu Manajemen”

Ignasius Jonan Dilantik Jadi Menteri ESDM. Jokowi, “Ini Isu Manajemen”

"Ini isu manajemen, jangan dikait-kaitkan ke isu-isu personal dan politik", klarifikasi Presiden Jokowi usai pelantikan.

254
BERBAGI
Presiden Jokowi Lantik Ignasius Jonan dan Arcandra Tahar sebagai Menteri dan Wakil Menteri ESDM

KotakNews.com – Hari Jumat (14/10/2016) kemarin banyak info mengejutkan yang terjadi di tanah air. Setelah sebelumnya Mazda memutuskan berhenti beroperasi di Indonesia, kali ini kabar sensasional datang dari Istana Negara. Presiden Joko Widodo secara mengejutkan melantik Ignasius Jonan sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Arcandra Tahar sebagai wakilnya. Seperti yang kita ketahui, kedua orang yang baru dilantik ini merupakan bekas menteri dalam kabinet Jokowi.

Yang menarik adalah sosok Arcandra Tahar. Dimana sang Wakil Menteri ESDM yang baru ini merupakan mantan Menteri ESDM yang dikini dijabat oleh Ignasius Jonan. Arcandra Tahar sebelumnya memang menjabat sebagai Menteri ESDM sebelum akhirnya jabatannya dicopot oleh Jokowi karena kedapatan memiliki dua kewarganegaraan, Indonesia dan Amerika Serikat. Sesuatu yang cukup menarik dimana ketika itu banyak yang mempertanyakan bagaimana seseorang yang memiliki dua kewarganegaraan bisa dilantik menjadi seorang pejabat sekelas menteri. Namun sepertinya hal ini sudah diselesaikan dimana saat ini Arcandra kembali berkantor di Kementerian ESDM namun sebagai orang kedua.

Arcandra Tahar, Wakil Menteri ESDM Baru

Saat ini posisi Arcandra Tahar telah digantikan oleh sosok yang juga cukup kontroversial, Ignasius Jonan. Mengapa kontroversial? Ini karena pada reshuffle kabinet yang kedua pada era Presiden Jokowi, Ignasius Jonan dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Perhubungan. Isu yang berembus ketika menjabat sebagai Menteri Perhubungan, Ignasius Jonan kabarnya menentang pembangunan proyek kereta api cepat yang menghubungkan Jakarta dan Bandung. Tidak hanya itu, kabarnya pria kelahiran Singapura 21 Juni 1963 ini juga tidak disukai oleh sejumlah pegawainya di Kementerian Perhubungan.

Terlepas dari kontroversinya, Ignasius Jonan merupakan sosok yang membuat PT Kereta Api Indonesia (KAI) menjelma menjadi salah satu sarana transportasi favorit masyarakat saat ini. Dimana Ignasius Jonan mengubah imej kereta api dari sarana transportasi yang jorok, banyak copet, dan sejumlah keluhan lainnya menjadi sarana transportasi yang nyaman serta aman untuk ditumpangi.

Simak Juga :  TNI Akan Amankan Proses Pelaksanaan Eksekusi Mati Gembong Narkoba

Dari perubahan besar yang terjadi pada PT KAI inilah yang membuat Presiden Jokowi kepincut untuk mengangkat dirinya menjadi seorang Menteri Perhubungan pada Kabinet Kerja. Jokowi berharap kala itu dibawah kepemimpinan Ignasius Jonan, tidak hanya kereta api saja yang menuai prestasi dan pujian, namun sarana transportasi lainnya di Indonesia bisa mendapat kondisi yang serupa.

Berikut perjalanan karir Ignasius Jonan yang kami kutip dari detik.com :
– PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia (Direktur Utama 2001-2006)
– Citibank/Citigroup (Direktur 1999-2001, Managing Director 2006-2009)
– PT Kereta Api Indonesia (Direktur Utama 2009-2014)
– Menteri Perhubungan Kabinet Kerja Jokowi (Oktober 2014-Juli 2016)
– Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (Mulai Oktober 2016)

Dilantiknya Ignasius Jonan sebagai Menteri ESDM, banyak pihak yang menilai hal ini merupakan isu personal dan isu politik. Namun hal ini langsung diklarifikasi oleh Presiden Jokowi usai pelantikan.

“Ini isu manajemen, jangan dikait-kaitkan ke isu-isu personal dan politik”, kata Presiden yang memimpin Indonesia sejak tahun 2014 ini.