Inilah Penyebab Jomblo Terjangkit Kesepian Akut

Inilah Penyebab Jomblo Terjangkit Kesepian Akut

294
BERBAGI
Inilah Penyebab Jomblo Terjangkit Kesepian Akut

KotakNews – Inilah Penyebab Jomblo Terjangkit Kesepian Akut, Menjadi seorang berpredikat jomblo kadang terasa menyesakkan ya. Disaat teman terdekat mulai menjauh karena punya pasangan masing-masing, kita hanya bisa mengelus dada dan berdoa, “Kapan ya giliran saya?”. Curhat ke keluarga, malu. Curhat ke teman dekat, acuh tak acuh. Satu-satunya tempat mencurahkan perasaan dan pikiran ya tinggal sosial media. Teman jauh, bahkan mantan lama (eh), ada di dunia online itu. Jadi kapanpun dimanapun supaya tidak merasa kesepian, sosial media selalu menemani. Tapi kalian sadar tidak, sebenarnya semakin sering menggunakan sosial media, seseorang akan semakin merasa kesepian? Kok bisa begitu ya?

 

Sebenarnya inilah penyebab para jomblo makin merasa kesepian

 

Banyak orang beranggapan bahwa dengan menggunakan sosial media populer saat ini adalah jalan termudah untuk bersosialisasi. Mendaftarkan diri di berbagai aplikasi ponsel, mengunggah gambar kegiatan atau bahkan perasaan di sosial media seolah menjadi hal yang wajib. Berkumpul bersama sahabat tapi masing-masing sibuk mengecek notifikasi. Sebenarnya kalian sadar tidak? Semakin sering kalian menggunakan sosial media untuk alasan mengusir kesepian (apalagi para jomblo), kalian akan semakin merasa jauh dari interaksi sosial nyata.

 

Menurut direktur University of Pittsburgh Pusat Penelitian Media, Teknologi dan Kesehatan, Dr. Brian Primack, “masalah kesehatan mental dan isolasi sosial berada pada tingkat epidemi di kalangan orang dewasa muda,” jadi dapat dikatakan hampir seluruh orang dewasa saat ini lebih sering merasa terisolasi bahkan kesepian, yang sebenarnya adalah salah satu indikasi masalah kesehatan mental.

 

Media sosial disinyalir memang dapat mengurangi perasaan terisolasi, namun juga memiliki efek sebaliknya. Karena pada setiap unggahan, pengguna sosial media merasa seolah-olah bahagia. Padahal kenyataannya, mereka hanya berusaha menciptakan dunia nyata impiannya.

Simak Juga :  Harga Buyback Emas PT Antam Pasca Harga Emas Mengalami Penurunan

 

Seperti yang dilansir di LiveScience pada American Journal of Preventive Medicine, mereka membagikan kuisioner kepada kurang lebih 1.700 orang dewasa di Amerika usia 19 sampai 32 tahun. Kusioner itu berisi bagaimana seseorang merasa terisolasi dari dunia sosialnya, seberapa banyak dan sering menggunakan beberapa sosial media populer saat ini. Dan hasilnya rata-rata orang menghabiskan waktu menggunakan sosial media kurang lebih 61 menit perhari, mengunjungi situs media sosial 30 kali seminggu. Beberapa persen dari jumlah peserta menyatakan sangat terisolasi adalah pengguna sosial media.Berbanding dengan orang yang setiap harinya kurang dari 30 menit mengunjugi media sosial, mereka yang menggunakan media sosial dua jam setiap harinya lebih merasa kesepian.

 

Namun hal tersebut masih menjadi pertanyaan besar. Antara penggunaan media sosial ataukah rasa terisolasi dari lingkungan. Karena bisa jadi mereka yang telah lama kesepian atau terlalu lama menjomblo semakin kesepian karena akhirnya bergabung dengan media-media sosial saat ini.

 

Oleh karena itu sebelum menjadi penyakit mental, kesepian harus segera diatasi. Cobalah untuk menghindari kebahagiaan semu yang diciptakan lewat sosial media. Kalian bisa melakukan kegiatan nyata di masyarakat dengan cara interaksi langsung di forum, atau komunitas hobi. Jangan lupa juga perbanyak ibadah agar rasa kesepian itu tidak menjangkiti hati kalian ya!