Istri Bos Snapchat Miranda Kerr Terlibat Kasus Korupsi Loh

Istri Bos Snapchat Miranda Kerr Terlibat Kasus Korupsi Loh

932
BERBAGI
Miranda Kerr (Foto: instagram/mirandakerr)

KotakNews.com – Istri Bos Snapchat Miranda Kerr Terlibat Kasus Korupsi Loh, Miranda Kerr yang sekarang telah resmi menjadi istri dari Evan Spiegel, pemilik perusahaan Snapchat baru – baru ini dikait-kaitkan dengan konglomerat Malaysia, Jho Low yang tersandung kasus korupsi sebesar US$4,5 miliar. Lho kok bisa?

Ternyata sebelumnya Miranda pernah menjalin hubungan khusus dengan Low saat dia belum bertemu dengan Spiegel. Saat itu Miranda menerima hadiah perhiasan mewah dari Jho Low saat mereka masih bersama. Ia pertama kali menerima hadiah tersebut di Hari Valentine 2014, tak lama setelah Miranda bercerai dari Orlando Bloom.

Low memberikan hadiah perhiasan yang dipesan khusus dari perancang di New York, Lorraine Schwartz seharga US$1,29 juta atau setara dengan Rp17 miliar. Perhiasan itu berupa berlian berbentuk hati seberat 11,72 karat. Low terkenal sangat terobsesi dengan Miranda. Ia tak hanya sekali memberikan hadiah berlian untuk model tersebut. Low kembali membelikan Miranda liontin berlian seberar 8,8 karat seharga US$4,5 juta atau setara dengan Rp60 miliar.  Ia juga membelikannya kalung, cincin, anting, dan juga gelang yang serasi. Low memberikan hadiah tersebut saat mereka berada di kapal pesiar barunya.

Pada Oktober 2014, pengusaha sukses ini juga kembali membelikan anting berlian seberat 11 karat dengan harga US$1 juta atau setara dengan Rp13 miliar.

Tak disangka ternyata perhiasan tersebut merupakan hasil korupsi yang dilakukan oleh konglomerat Malaysia itu. Hal ini mulai terungkap saat Amerika Serikat mengajukan berkas ke pengadilan. “Low membeli perhiasan itu sebagai hadiah untuk Miranda Kerr, warga negara Australia,” tulis berkas pengadilan tersebut seperti dilansir dari News.com.au.

Setelah diselidiki ternyata Low terlibat dalam skandal megakorupsi yang terkenal dengan nama 1MDB. Dalam kasus ini, Low berperan sebagai pembuat kesepakatan dan terlibat dalam penyalahgunaan dana negara Malaysia.

Simak Juga :  Mengenang Ka'bah Abrahah Di Tahun Gajah, Menjelang Lahirnya Nabi Muhammad SAW