Kasus Dugaan Penistaan Agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

Kasus Dugaan Penistaan Agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

151
BERBAGI
Kasus Dugaan Penistaan Agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)

KotakNews.com-Kasus Dugaan Penistaan Agama Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). Kasus dugaan penistaan Agama terhadap surat Al-Maidah ayat 51 yang di lakukan Gubernur non-aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok),banyak menarik perhatian media. Tidak hanya media dalam negeri,media luar negeri pun turut serta memberitakan sidang perdana Ahok yang di lakukan pada Selasa (13 November 2016),kemarin.

Salah satu media asing The Washington Post,membuat berita terkait dengan sidang perdana Ahok dengan judul “Gubernur ibu kota Indonesia menangis di persidangan kasus penistaan agama” dan memasang foto Ahok yang sedang duduk di kursi terdakwa.

Media Asing menilai sidang kasus Ahok membuka garis keretakan toleransi beragama dan ras di Indonesia. Seniman dan Budayawan Jaya Suprana membantah persepsi media asing terhadap kasus dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok. Jaya membuat tulisan menarik yang berjuduh ‘Indonesia Tanah Air Beta”.

Tulisan ‘Indonesia Tanah Air Beta’ menggambarkan bahwa Indonesia bukan negara yang rasis terhadap suatu suku maupun ras seperti yang beritakan oleh media asing saat ini. Tulisan tersebut berisi fakta dan pengamatan yang dialami oleh Jaya Suprana.

Saat pembacaan nota keberatan pada sidang perdana kasus dugaan penistaan agama,Ahok tidak dapat membendung air mata karena sidang kasus bertepatan dengan hari meninggalnya sang Ayah kandung 19 tahun lalu.

Ahok juga sempat bercerita tentang orang tua angkat dan saudara – saudara angkatnya yang beragama Islam,”Saya sangat sedih. Saya dituduh menista agama Islam. Karena tuduhan itu sama saja dengan mengatakan saya menista orang tua angkat dan saudara – saudara angkat saya sendiri yang sangat saya sayangi dan juga sangat sayang kepada sayang” kata Ahok.

Saat sidang perdana dugaan penistaan agama berlangsung,sejumlah ormas Islam melakukan aksi di depan Pengadilan Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat. Aksi tersebut menuntut pihak kepolisian memberikan akses masuk agar bisa mengikuti sidang perdana.

Simak Juga :  Google Akan Merilis 2 Smartwatch Android Wear 2.0 Bulan Depan

Menurut Ketua Vox Point Indonesia (VPI), Handoyo Budhisedjati, dalam konferensi pers terkait “Polling Pilkada DKI Jakarta oleh VPI” di Gedung Sanggar Prathivi,Jakarta Pusat pada selasa malam, pihaknya menilai kasus dugaan penistaan Agama  yang di lakukan Ahok, kental dengan nuansa politik di bandingkan persoalan hukum.

BERBAGI
Gamers sekaligus mahasiswa semester akhir yang sedang doyan mengetik