KJRI Penang : Peluang Kerja Sektor Formal Malaysia Terbuka Luas Untuk TKI

KJRI Penang : Peluang Kerja Sektor Formal Malaysia Terbuka Luas Untuk TKI

6578
BERBAGI

KotakNews.com Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang ingin bekerja di Malaysia saat ini tak perlu khawatir lagi, pasalnya peluang kerja sektor formal Malaysia terbuka luas bagi siapa saja warga Indonesia yang ingin mengadu nasib di Negeri Jiran ini.

Terbukanya peluang kerja sektor formal Malaysia bagi TKI ini resmi dirilis oleh KJRI Penang Malaysia. Informasi tersebut diperoleh pada saat kunjungan Bapak Taufiq Rodhy, Konjen RI Penang didampingi Pelaksana Fungsi Penerangan ke Perusahaan Inari-Tech Berhad (20/1/2015). Kunjungan tersebut maksudkan untuk mengenal berbagai perusahaan lokal maupun Multi National Corporation  yang berlokasi di wilayah kerja KJRI Penang, sekaligus untuk mengetahui jumlah dan keadaan TKI yang bekerja di perusahaan-perusahaan tersebut.

foto bersama dengan manajemen inari (konjen tengah)

Dalam kesempatan itu, Bpk Taufiq Rodhy diterima oleh Mr. BS Ooi, General Manager Inari-Tech yang didampingi oleh Bpk. Zainal (Head Corporate Relation Division) serta beberapa staf lainnya. Lebih lanjut, Mr. BS Ooi memaparkan bahwa Inari merupakan perusahaan lokal Malaysia yang berkantor pusat di Penang dan memproduksi perangkat lunak elektronik. Setiap bulan, Inari memproduksi 500 juta chips. Chips tersebut merupakan alat pemancar sinyal pada handphone dengan pelanggan utamanya adalah Apple dan Samsung. Selain di Penang, Inari juga telah memperluas usahanya di Filipina yaitu di Clark dan Paranaque, selain satu pabrik di Tiongkok. Tahun 2015, Inari akan membuka pabrik baru di Kawasan Industri Batu Kawan, Penang dan ditargetkan akan mulai beroperasi pada akhir tahun 2015. Diperkirakan pabrik baru tersebut akan membutuhkan sekitar 1000 tenaga kerja. Ini akan menambah kesempatan kerja, tidak saja bagi warga lokal tetapi juga bagi warga asing.

Mr. BS Ooi menambahkan bahwa dalam  proses produksinya, Inari Penang banyak menggunakan bahan baku lokal dan juga ramah lingkungan serta memperhatikan hak-hak para pekerjanya. Inari juga berupaya untuk menerapkan manajemen yang berintegritas dan transparan. 12% dari saham yang terdaftar pada Kuala Lumpur Stock Exchange merupakan saham asing. Inari juga didukung oleh Pemerintah Pulau Pinang berupa pemberian grant dan lahan yang murah.

Simak Juga :  Info Tes CPNS 2014

konjen ri mendengarkan paparan

Pada kesempatan tersebut, Konjen RI Penang menyampaikan apresiasi kepada pihak perusahaan Inari sebagai perusahaan lokal yang telah berhasil memperluas usahanya dengan menanamkan modalnya ke luar negeri dan juga telah menerima dan mempekerjakan serta memberikan fasilitas yang baik kepada pekerja Indonesia.

Konjen RI juga mendorong Inari agar juga dapat menanamkan modalnya dengan membuka pabrik di Indonesia mempertimbangkan bahwa Indonesia merupakan pasar yang potensial untuk produk-produk elektronik. KJRI Penang siap membantu apabila Inari memerlukan informasi terkait pekerja Indonesia.

Konjen RI juga berkesempatan bertemu dengan wakil-wakil pekerja Indonesia di Inari. Bpk Taufiq Rodhy  menyampaikan bahwa selain memberikan perlindungan dan pembinaan warga Indonesia, tugas utama KJRI Penang juga untuk meningkatkan investasi asing ke dalam negeri.

Inari merupakan salah satu perusahaan di Pulau Pinang yang memperlakukan pekerja Indonesia dengan baik. Terlihat bahwa Pekerja Indonesia merasa nyaman bekerja pada perusahaan tersebut mengingat pembiayaan untuk proses keberangkatan semuanya ditanggung oleh perusahaan dan diberikan fasilitas yang baik. Rata-rata penghasilan yang diterima pekerja Indonesia sebesar RM1,285 atau sekitar Rp. 4.550.000 perbulan dengan gaji pokok minimal RM.900.

Perusahaan yang berlokasi di kawasan industri Bayan Bayan Baru Penang tersebut saat ini mempekerjakan 2660 orang dengan pekerja asing terbanyak dari Indonesia (934 orang) diikuti oleh Nepal (98 orang), Myanmar (50 orang), Pakistan (40), Bangladesh (35), Vietnam (13), Filipina (3). Kualifikasi pekerja yang dibutuhkan, usia 19 – 35 tahun dengan pendidikan minimal SMA. Saat ini, mayoritas pekerja Indonesia di Inari berasal dari Wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya. Dalam proses rekrutmen pekerja Indonesia, pihak Inari melakukan wawancara dan seleksi di Indonesia. Pihak Inari lebih banyak merekrut pekerja Indonesia karena dapat bekerja dengan baik, mudah beradaptasi serta memiliki kedekatan budaya serta bahasa. (sumber : surat elektronik KJRI Penang Malaysia kepada KotakNews.com).

Simak Juga :  Iklan Pecat Buruh Migran Indonesia di Malaysia, Menimbulkan Kemarahan
BERBAGI
Seorang wiraswasta sekaligus juru ketik yang mencintai teknologi. Disarankan untuk mencari jodoh secepat mungkin.