Lulung Tetap Optimis Setelah Dipecat PPP

Lulung Tetap Optimis Setelah Dipecat PPP

62
BERBAGI
Lulung Tetap Optimis Setelah Dipecat PPP

KotakNews – Lulung Tetap Optimis Setelah Dipecat PPP, Kader partai PPP yang memiliki nama asli Abraham Lunggana resmi dipecat dari partai yang membesarkan namanya. SK pemecatan telah dikirimkan pada Sembilan kader partai PPP lainnya, akan tetapi masih belum ada respon pasti dari pihak yang bersangkutan.

 

Lulung Tetap Optimis Setelah Dipecat PPP

Pemecatan Lulung dan beberapa kader lainnya oleh Ketua Umum partai PPP, Djan Faridz, dikarenakan Lulung menyatakan dukungannya terhadap pencalonan Gubernur Jakarta Anies Baswedan – Sandiaga Uno, sedangkan sisa kader lainnya mendukung Basuki Tjahaja Purnama – Djarot Saiful Hidayat.

 

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan itu menambahkan, pemecatan tersebut dilakukan sebagai tindakan terakhir penyatuan suara demi menghindari adanya perpecahan dalam partai. Sebelumnya pihak Djan telah berusaha membujuk Lulung namun permintaan tersebut tidak diindahkan.

 

Bahkan sebaliknya, Lulung yang kini sudah tidak lagi menjabat sebagai kader partai PPP, mengemukakan keoptimisannya di dunia politik.

 

Dikutip dari Indowarta (13/3), “Saya kalau dipecat partai, yang penting jangan dipecat sama umat. Kalau saya dipecat sama partai, masih banyak yang mau dukung saya,” terangnya.

 

Lulung percaya bahwa bahkan jika tidak lagi menjabat sebagai kader partai PPP, masih banyak warga Jakarta yang akan memberinya dukungan.

 

Ia bahkan menganggap pemecatan tersebut hanyalah lucu-lucuan alias tidak serius.

 

Lulung Tetap Optimis Setelah Dipecat PPP

Kontras dengan pernyataan Djan mengenai pemecatan Lulung, dimana pihaknya telah memberikan surat keputusan pemecatan.

 

“Kalau dia pecat saya, harusnya saya terima teguran pertama‎, kedua, ketiga. Ini enggak dapat. Terus saya dipecat, tapi belum dapat surat pemecatan,” ujarnya di media okezone.

 

 

Simak Juga :  Beberapa Tips dan Cara yang Harus Anda Perhatikan Untuk Menjadi Politisi Handal Saat Ingin Memulai Karir Politik