Meksiko Usir Diplomat Korut Akibat Nuklir

Meksiko Usir Diplomat Korut Akibat Nuklir

44
BERBAGI
Meksiko Usir Diplomat Korut Akibat Nuklir

KotakNews.com – Meksiko Usir Diplomat Korut Akibat Nuklir, Pemerintah Meksiko mengusir duta besar (dubes) Korea Utara (Korut) Kim Hyong Gil sebagai protes keras terhadap uji coba senjata nuklir jenis bom hidrogen.

Pemerintah menyatakan, diplomat Korut itu sebagai persona non grata. Tes senjata nuklir oleh Pyongyang pada hari Minggu (2/9/17) lalu merupakan uji coba senjata nuklir yang keenam kalinya dan merupakan yang paling kuat.

”Kegiatan nuklir Korea Utara merupakan risiko serius bagi perdamaian dan keamanan internasional dan merupakan ancaman bagi negara-negara di kawasan ini, termasuk sekutu fundamental Meksiko seperti Jepang dan Korea Selatan,” kata pemerintah Meksiko dalam sebuah pernyataan.

Dalam pernyataan itu, pemerintah Meksiko, menegaskan bahwa pengusiran diplomat Korea Utara bertujuan untuk mengekspresikan penolakan mutlak Meksiko terhadap aktivitas nuklir Korea Utara baru-baru ini.

Seperti dikutip dari Los Angeles Times, Sabtu (9/9/17), pengusiran dubes Korea Utara atas perintah Presiden Enrique Pena Nieto yang mengacu pada resolusi Dewan Keamanan PBB yang memberlakukan sanksi terhadap orang-orang dan entitas yang terkait dengan program nuklir Pyongyang.

Sehingga pada Kamis (7/9/17) Pemerintah Meksiko meminta dubes Korea Utara untuk meninggalkan negara tersebut dalam waktu 72 jam. Meskipun demikian, Meksiko tidak akan memutuskan hubungan diplomatik dengan Korea Utara.

Selain itu,  pada hari yang sama Presiden AS Donald Trump menyatakan tidak akan memilih tindakan militer untuk menekan Korea Utara terkait program nuklir dan ancaman roketnya. Meskipun masih tetap menolak, Trump tidak menutup kemungkinan pilihan terburuk itu juga akan diambil andaikata tidak ada perubahan dari Pyongyang.

“Saya lebih memilih tidak menggunakan pilihan militer. Apabila kita melakukan itu pada Korea Utara, itu akan menjadi hari yang paling menyedihkan bagi Korea Utara,” kata Trump dalam jumpa pers.

Simak Juga :  Golkar Kubu Agung Banding Atas Putusan PTUN, KPU Tunggu Putusan Incraht Untuk Peserta Pilkada

AS menghendaki Dewan Keamanan PBB memperkuat sanksi atas Pyongyang salah satunya embargo minyak, larangan ekspor tektil, dan mempekerjakan warga Korut di luar negara itu.

Dalam draft yang dapat dilihat wartawan peliput PBB mulai sejak Rabu (6/9/2017) lalu itu dituliskan ada juga rekomendasi membekukan aset dan memberi larangan perjalanan terhadap Kim Jong-un.