Mengecewakan, Indonesia Gagal Meraih Gelar Juara dalam Pertandingan Kejuaraan Bulutangkis Asia

Mengecewakan, Indonesia Gagal Meraih Gelar Juara dalam Pertandingan Kejuaraan Bulutangkis Asia

573
BERBAGI
Mengecewakan, Indonesia Gagal Meraih Gelar Juara dalam Pertandingan Kejuaraan Bulutangkis Asia

Manchester City, Hasil Pertandingan, MiddlesbroughManchester City, Hasil Pertandingan, Middlesbrough

KotakNews.comMengecewakan, Indonesia Gagal Meraih Gelar Juara dalam Pertandingan Kejuaraan Bulutangkis Asia, Minggu ini, Indonesia turut serta dalam pertandingan bulutangkis tingkat Asia (Badminton Asia Championship 2017) di Wuhan, Tiongkok. Acara yang berlangsung di Wuhan Sports Center Gymnasium dari tanggal 25 – 30 April 2017 ini meninggalkan kesan yang cukup mengecewakan bagi Indonesia. Hal ini disebabkan karena tak ada satu pun pemain bulutangkis dari Indonesia baik dari tunggal putra, tunggal putri maupun pemain ganda putra putri dan ganda campuran yang berhasil keluar sebagai juara.

Pada permainan tunggal putra, Indonesia diwakili oleh Ihsan Maulana Mustofa yang bermain melawan Chou Tien Chen dari Taiwan. Namun Ihsan kalah dalam pertandingan di babak kedua ini. Menurut keterangan Ihsan pada badmintonindonesia.org, kekalahannya dikarenakan dia terbawa irama permainan lawan yang menyebabkan dia terlena dan hilang fokus saat pertandingan.

Ganda campuran Indonesia Praveen Jordan/Debby Susanto. (Foto: olahraga.metronews.com)

Sedangkan menuju babak perempat final, Indonesia diwakili oleh Praveen Jordan/Debby Susanto yang bertanding melawan Wang Yilyu/Huang Dongping dari Tiongkok. Namun naasnya, Indonesia mengalami kekalahan dalam pertandingan di babak perempat final tersebut. Padahal hanya Praveen/Debby lah yang menjadi harapan satu – satunya Indonesia dalam memperebutkan gelar juara. Dengan hasil skor 22-24, 19-21 di babak pertama dan kedua, secara mutlak Indonesia telah benar – benar kehilangan kesempatan untuk menjadi juara dalam kejuaraan Badminton tingkat Asia ini.

Asisten pelatih tunggal putri PBSI, Minarti pun mengungkapkan kekecewaannya terhadap hasil yang diraih tim tunggal putri Indonesia karena mereka tidak mampu mengeluarkan semua kemampuan mereka saat bermain. Sedangkan Asisten pelatih tunggal putra, Irwansyah juga berkomentar bahwa para pemain Indonesia banyak yang kurang sabar dan kurang yakin dengan pola permainannya sendiri, sehingga mereka banyak melakukan kesalahan saat bermain menghadapi lawan – lawannya, seperti yang dikutip dalam badmintonindonesia.org.

Simak Juga :  Cidera Kaki, Ganda Campuran Unggulan Indonesia Absen di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2014