Menhub Janjikan Bongkar Muat Logistik di Probolinggo Akan Lebih Murah

Menhub Janjikan Bongkar Muat Logistik di Probolinggo Akan Lebih Murah

256
BERBAGI
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (kedua kanan) didampingi Gubernur Jawa Timur Soekarwo (kiri) saat melakukan kunjungan Proyek Pengembangan Bandara Notohadinegoro di Jember Jawa Timur

KotakNews.com – Menhub Janjikan Bongkar Muat Logistik di Probolinggo Akan Lebih Murah, Pada Minggu (20/8/17), Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi melakukan kunjungan ke Pelabuhan Probolinggo. Dalam kunjungannya tersebut, Budi memastikan kegiatan bongkar muat logistik menjadi lebih murah, mudah, dan cepat melalui peningkatan infrastruktur.

“Ada dua pelabuhan yang diserahterimakan untuk kerja sama dengan swasta, bisa BUMN, atau BUMD. Kita bisa pastikan kegiatan di sini akan lebih murah, mudah, dan cepat,” kata Budi.

Dengan adanya peningkatan fasilitas, ia berharap pelayanan jasa ke pelabuhan akan lebih optimal. Selain itu, hal ini dapat membuat kegiatan bongkar muat barang semakin efektif dan efisien, serta bisa mengimbangi arus barang ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Probolinggo akan menjadi pelabuhan pertama yang bekerjasama antara pemerintah dan BUMD setelah penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pemanfaatan Barang Milik Negara Berupa Tanah Hasil Reklamasi dan Bangunan Dermaga antara Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Probolinggo dan Badan Usaha Pelabuhan PT Delta Artha Bahari Nusantara (PT DABN). Hal ini bertujuan untuk mewujudkan peningkatan dan pemerataan kesejahteraan masyarakat dan optimalisasi kontribusi yang diperoleh dari pengelolaan baik untuk pemerintah melalui PNBP dan pendapatan jasa kepelabuhanan bagi BUMD.

“Kerja sama ini juga dilakukan untuk memberikan peran kepada pemerintah daerah melalui BUMD, sehingga ke depan pemerintah hanya bertindak sebagai regulator dan akan menjadi minoritas dalam membangun infrastruktur perhubungan,” imbuh Budi.

Namun karena anggaran pemerintah sangat terbatas, Budi berharap biaya operasional seharusnya tidak terus menerus bergantung dari APBN pada masa mendatang.

Meskipun demikian, pemerintah telah menganggarkan pembangunan infrastruktur transportasi termasuk pembangunan dan pengembangan fasilitas pelabuhan. KSOP Pelabuhan Probolinggo akan memperoleh 0,50 persen dari nilai aset barang milik negara dan setiap tahun naik 4,55 persen, sedangkan PT DABN yang merupakan anak perusahaan PT Petrogas Jatim Utama dan mempunyai izin sebagai badan usaha pelabuhan memperoleh keuntungan hasil kerja sama sebesar 25,16 persen dari nilai investasinya.

Simak Juga :  Infrastruktur Sosial Tak Semudah Infrastruktur Fisik