Mesin Cerdas Buatan Facebook ini Mampu Melawan Terorisme

Mesin Cerdas Buatan Facebook ini Mampu Melawan Terorisme

148
BERBAGI
Facebook

KotakNews.com – Mesin Cerdas Buatan Facebook ini Mampu Melawan Terorisme, Karena seringnya Facebook disebut-sebut sebagai sumber propaganda dan berita palsu yang berhubungan dengan konten radikal, kini perusahaan tersebut mengumumkan bahwa mereka akan mengatasi konten-konten terorisme yang beredar di jaringan Facebook miliknya. “Kami setuju dengan mereka yang mengatakan bahwa media sosial seharusnya tidak memberikan tempat di mana para teroris mengemukakan suara. Kami ingin jelas mengenai cara bagaimana kami menganggap ini masalah serius – menjaga keamanan komunitas di Facebook krusial dalam misi kami,” demikian keterangan Facebook dalam postingan blognya, pada Jumat (16/6/2017).
Facebook mengungkap bahwa usaha mereka dalam mengatasi masalah yang berkaitan dengan terorisme tersebut adalah dengan menggunakan mesin kecerdasan buatan (AI) yang berfungsi untuk mengusir para teroris tersebut serta menemukan akun palsu. Hal ini sebelumnya tidak pernah diungkap oleh perusahaan yang didirikan oleh Mark Zuckerberg tersebut.

Cara mesin cerdas itu bekerja yaitu dengan mencocokkan wajah teroris dengan foto dan video mereka di sosial media. Facebook juga mendeteksi “cluster” di mana konten teroris diposting di akun lain yang berhubungan menggunakan algoritma. Mereka juga membangun teknik baru untuk mematikan para pelanggar.

Jika seseorang mencoba mengunggah foto atau video teroris, sistem akan melihat apakah dalam unggahan tersebut apakah ada wajah yang cocok dengan ekstrimis yang konten sebelumnya pernah dihentikan. Jika ternyata cocok, maka unggahan tersebut akan sepenuhnya dihentikan.

Canggihnya lagi, postingan ekstrimis akan lebih sulit lagi terunggah apabila mereka berteman dengan orang-orang yang sebelumnya memposting konten propaganda atau konten yang telah ditutup oleh Facebook karena terorisme. Facebook juga akan menguntit orang-orang yang telah menjadi pelanggar berkali-kali karena memposting konten radikal.

Simak Juga :  Salah Mengambil Kebijakan, Ranking Indonesia Turun Dalam Peringkat Daya Saing Ekonomi

“Teknologi kami akan terus dikembangkan sebagaimana kita melihat ancaman terorisme terus berevolusi secara online. Solusi kami harus sangat dinamis,” ujar Monica Bickert, Director of Global Policy Management Facebook, seperti dikutip BBC.

Tak hanya mengandalkan mesin, Facebook juga berdiskusi dengan orang-orang yang bekerja melawan terorisme. Mereka juga mempekerjakan lebih dari 150 orang yang secara eksklusif berfokus untuk melawan teroris. Orang-orang ini berlatar sebagai akademisi kontraterorisme dan penegakan hukum. “Kami harus punya orang yang meninjau [konten] itu. Saya lebih suka memikirkan bahwa komputer melakukan tugasnya sebagai komputer dan manusia melakukan tugasnya sebagai manusia,” tambah Bickert.