Meskipun Timnas Indonesia Gagal, Para Pendukung Tetap Bangga

Meskipun Timnas Indonesia Gagal, Para Pendukung Tetap Bangga

330
BERBAGI
Meskipun Timnas Indonesia Gagal, Para Pendukung Tetap Bangga

KotakNews.com – Meskipun Timnas Indonesia Gagal, Para Pendukung Tetap Bangga, Hasil pertandingan antara Timnas Indonesia U-22 vs Malaysia U-22 di Stadion Shah Alam, Selangor Malaysia berakhir dengan skor 0-1. Indonesia gagal lolos ke final SEA Games 2017.

Hasil pertandingan ini memang menorehkan kesedihan bagi para pendukung Timnas Indonesia. Meskipun begitu, mereka tetap bangga dengan usaha tim yang mereka dukung. Bagi tiga sekawan pendukung Indonesia di Malaysia Mintono, Hengky Setiawan dan Mahendra, kekalahan itu adalah hal yang wajar. Mereka tidak menangis, namun mereka cukup sedih atas hasil tersebut.

“Kecewa tapi bangga juga, maju terus Indonesia,” kata Mintono, laki-laki asal Semarang.

Mintono mengakui Indonesia sudah bermain bagus melawan Malaysia, hanya saja kurang keberuntungan.

“Harapannya semoga lebih bagus di masa mendatang dan menang di kejuaraan-kejuaraan selanjutnya,” katanya menambahkan.

Hengky berpendapat permainan Indonesia perlu lebih ditingkatkan lagi. Ia pun merasa sang pelatih, Luis Milla, berhak untuk mendapat peluang lagi mengasuh Timnas Indonesia di ajang yang lain.

Sementara Mahendra ingin agar persiapan Indonesia dalam menghadapi pertandingan besar, lebih diperbaiki.  “Perbaikan itu, terutama dari segi mental,” ucap pria asal Jawa Timur ini.

Memang sejak babak pertama dimulai Indonesia dan Malaysia saling berbalas serangan. Malaysia membuat kesempatan emas pertama di menit ke-4. Kerja sama lini depan Malaysia berhasil membuat kalut pertahanan Indonesia. Sundulan pemain Malaysia yang menerima umpan dari sisi kiri masih menyamping di sisi kanan gawang Indonesia.

Yabes Roni membalas serangan berbahaya Malaysia di menit ke-12. Tendangan kerasnya nyaris berbuah gol, namun bola yang sudah melewati kiper berhasil dihalau pemain belakang Malaysia.

Malaysia berpeluang membobol gawang Satria Tama di menit ke-29 dan 30. Namun Satria Tama berhasil melakukan penyelamatan gemilang sebanyak dua kali. Gawang Indonesia masih selamat dari serangan bertubi-tubi Malaysia.

Simak Juga :  Kekalahan Timnas U-23 Di Sea Games Akibat Pengaturan Skor?

Serangan balik Indonesia di menit ke-40 berpeluang besar membuahkan gol. Peluang bermula dari umpan Evan Dimas kepada Febri Hariyadi. Febri memberikan bola terobosan ke Ezra. Tapi Ezra gagal memberikan umpan kepada Febri yang siap menyambut umpan di kotak penalti. Indonesia hanya menghasilkan tendangan pojok.

Hingga tambahan waktu dua menit berakhir, kedua tim belum menghasilkan gol. Skor sementara babak pertama 0-0.

Di babak kedua Indonesia tampil agresif dan berhasil membuat peluang. Tendangan Evan Dimas di menit ke-55 bisa jadi mengubah kedudukan andai kiper Malaysia gagal menangkap bola.

Indonesia kembali mengancam di menit ke-65 melalui Ezra Walian. Ia sudah lepas dari jebakan offside,tapi kehilangan momentum untuk melepaskan tendangan. Bola berhasil dibuang pemain belakang Malaysia.

Di menit ke-69, Luis Milla mengubah strategi. Milla menarik keluar Ezra dan memasukkan Osvaldo Haay untuk menambah sektor tengah lapangan.

Perubahan ini membuat Indonesia makin agresif menyerang Malaysia. Pertandingan cepat dan menguras tenaga terus berlangsung sampai menit ke-80. Febri Hariyadi membuat peluang lagi. Ia berlari melepaskan diri dari jebakan offside untuk menerima umpan dari tengah lapangan. Namun kiper Malaysia berhasil menjauhkan bola dari jangkauan Febri.

Diserang terus oleh Indonesia, Malaysia malah bisa memecah kebuntuan di menit ke-86. Bola hasil sepak pojok berhasil disundul oleh N Thanabalan. Malaysia unggul 1-0.

Di detik-detik terakhir Osvaldo Haay jatuh di kotak penalti. Wasit tak menunjuk titik putih. Kesempatan Indonesia untuk menyamakan kedudukan tertutup.

Walaupun Indonesia gagal melaju ke final sepakbola SEA Games 2017. Timnas Indonesia U-22 masih mendapat kesempatan untuk bertanding melawan Myanmar demi memperebutkan medali perunggu. Mereka akan bertanding di Stadion Shah Alam pada 29 Agustus 2017. Myanmar sendiri tersingkir di babak semifinal usai kalah 0-1 dari Thailand.

Simak Juga :  Timnas Indonesia unggul 2-1 dari Thailand