Para Biarawati di California ini Memproduksi Ganja Setiap Hari

Para Biarawati di California ini Memproduksi Ganja Setiap Hari

98
BERBAGI
Para Biarawati di California ini Memproduksi Ganja Setiap Hari
KotakNews.com –  Para Biarawati di California ini Memproduksi Ganja Setiap Hari, Ganja adalah barang yang dilarang oleh pemerintah untuk dikonsumsi. Bagi warga yang menggunakannya, tentu akan dikenakan sanksi berupa hukuman penjara dan denda uang sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Namun anehnya, para biarawati di California, Amerika Serikat ini malah memproduksi ganja setiap harinya. Ternyata mereka menggunakan ganja tersebut sebagai obat. Mereka menanam dan mengolah ganja sebagai obat. Mereka juga punya alasan kuat menanam ganja. Para biarawati itu telah memiliki lisensi Medical Marijuana untuk dapat menanam ganja dengan alasan medis.
Biarawati ini menamakan diri “The Sistes of the Valley”. Mereka menanam ganja dan menjualnya sebagai obat. Mereka meramu obat tersebut dari daun ganja pilihan. Selain organik, ganja botolan dan toples sebelum mereka jual juga diberi doa. Pembuatan obat dari ganja ini telah berdiri sejak tahun 2014 lalu.  Tokoh di balik ‘sisterhood’ ini adalah Suster Kate yang bernama asli Christine Meeusen. Ia berpakaian ala biarawati Katholik, bergabung dengan gerakan protes Occupy Wall Street di AS tahun 2011. Ia mendorong orang-orang agar menaruh perhatian pada isu-isu publik. Para ‘suster’ ini menasbihkan diri mereka sendiri sebagai sekelompok biarawati, tapi tidak terkait dengan agama mana pun. Mereka menanam ganja yang nantinya dipanen dan dijual sebagai obat.
Mereka menjual produk-produknya lewat online ke Kanada. Namun, para “suster” ini mengatakan tidak pernah memproduksi zat THC yang dapat menyebabkan penggunanya mabuk. Mereka membuat minyak CBD yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit di antaranya migrain, pusing, sakit telinga, dan sakit gigi. Saat ini, Sisters of the Valley menjalankan toko yang sangat sukses yang menjual produk ganja di Etsy, dengan hasil penjualan setinggi US$ 40.000 per bulan. Mereka meraup keuntungan ratusan ribu dollar AS pada tahun 2016. Keuntungan disumbangkan ke berbagai pihak dan diinvestasikan kembali dalam produk untuk pembibitan. Lebih dari dua lusin negara bagian AS telah melegalkan beberapa bentuk ganja untuk penggunaan medis atau rileksasi, namun obat tersebut tetap ilegal di tingkat federal. Kalifornia melegalkan penggunaan ganja untuk rileksasi pada November 2016. “Sejauh ini, umat Katolik memahami apa yang sedang kami lakukan,” klaim Suster Kate. Bisnis “biarawati” ini terancam ditutup akibat rencana pelarangan pertanian ganja di wilayah Mercer, California.Pemerintahan Donald Trump dan Jaksa Agung Jeff Sessions, pengkritik legalisasi ganja, telah jadi kekhawatiran beberapa industri ganja yang baru dilegalkan di negara ini. Tapi “biarawati gulma” itu mengatakan bahwa pemerintahan baru tak kendurkan tekad mereka. Tak hanya minyak, tonik dan salep, ada pula produk lain yang diproduksi para ‘Sistes of the valley’ ini misalnya sabun yang terbuat dari bahan mariyuana.
Simak Juga :  Angelina Jolie dan Brad Pitt yang Tetap Akur Meskipun Telah Bercerai