Parit Nenas, Destinasi Wisata Air di Pontianak yang Anti Mainstream

Parit Nenas, Destinasi Wisata Air di Pontianak yang Anti Mainstream

211
BERBAGI
Lomba Kano Wisata Air Parit Nenas
Lomba Kano di Parit Nenas

KotakNews.com – Jika Anda sering bepergian atau traveling, wisata air merupakan salah satu wisata favorit yang wajib dikunjungi. Bagi sebagian orang mungkin menganggap wisata air adalah tempat wisata pantai, danau, air terjun, dan lain-lain. Namun beda halnya di Kota Pontianak. Di kota ini, parit digunakan sebagai salah satu destinasi wisata. Mungkin terdengar anti mainstream, akan tetapi hal ini memang benar-benar terjadi.

Berada di Kelurahan Siantan Hulu, Pontianak Utara, Sungai Parit Nenas yang dulunya dikenal sebagai sungai atau parit yang kotor karena banyak terdapat tumbuhan gulma dan sampah, saat ini sudah bersih dan terbebas dari gulma dan sampah yang berserakan. Kondisi ini berubah drastis sejak Pemerintah Kota Pontianak menjadikan Parit Nenas sebagai salah satu tempat wisata di kota itu.

Dibukanya Parit Nenas sebagai salah satu destinasi wisata ditandai dengan digelarnya lomba perahu atau oleh warga sekitar menyebutnya dengan nama Kano. Lomba yang diikuti oleh 100 Kano ini digelar oleh Pemerintah Kota Pontianak pada tanggal 27 Agustus 2016 sampai tanggal 28 Agustus 2016 kemarin.

Wisata Parit Nenas yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Pontianak, Sutarmidji, ini sendiri diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari kalangan umum dan pelajar. Sutarmidji mengatakan lomba ini bakal sering diadakan. Ini untuk menjaga kedalaman parit agar tidak dangkal. Karena semakin sering diadakannya lomba mengayuh Kano, sungai akan menjadi tidak mudah dangkal.

Sungai Parit Nenas yang menghubungkan Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya ini memiliki luas 15 meter dengan panjang hingga mencapai 4 KM. Nantinya Pemerintah Kota Pontianak akan memperbaiki akses menuju lokasi wisata baru di Kota Pontianak ini. Ini untuk memudahkan para wisatawan yang ingin mengunjungi wisata Parit Nenas. Sutarmidji juga berjanji akan menertibkan bangunan-bangunan liar yang berada pada area wisata ini. Karena menurutnya dengan adanya bangunan liar yang terlihat kumuh akan mengganggu pemandangan para wisatawan yang ingin menikmati liburan.

Simak Juga :  Beragam Panggilan Sayang Pasangan Remaja di Indonesia

Tidak hanya menertibkan bangunan-bangunan liar, Pemerintah Kota Pontianak melalui Wali Kota Sutarmidji juga akan menanami beberapa pohon di pinggiran parit untuk penghijauan disekitar lokasi wisata Parit Nenas. Untuk itu pihak Pemerintah Kota Pontianak akan menetapkan Garis Sempadan Sungai atau GSS yang memanjang hingga 40 meter.

Pemerintah Daerah setempat seperti Lurah Siantan Hulu yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pontianak berharap dengan adanya tambahan destinasi wisata ini, akan membuat sektor pariwisata di wilayahnya semakin berkembang. Dengan berkembangnya sektor pariwisata di kota ini, otomatis akan berimbas pada tingkat perekonomian warga sekitar yang rumahnya dekat dengan Parit Nenas.

Semoga dengan adanya tambahan pilihan tempat wisata di Pontianak ini akan membuat kehidupan warga juga berubah. Namun ini harus diimbangi dengan saling menjaga tempat ini agar kedepannya semakin lebih baik.