Pelajar Indonesia Meraih Medali Dalam Olimpiade Sains Internasional di Prancis

Pelajar Indonesia Meraih Medali Dalam Olimpiade Sains Internasional di Prancis

124
BERBAGI
International Earth Science Olympiad (IESO) ke-11 di Prancis

KotakNews.com – Pelajar Indonesia Meraih Medali Dalam Olimpiade Sains Internasional di Prancis, Dalam olimpiade sains internasional atau International Earth Science Olympiad (IESO) ke-11 yang diselenggarakan Centre International de Valbonne, Cote d Azur, Prancis, para pelajar asal Indonesia mampu membawa pulang tujuh medali ke tanah air.

Program IESO ke-11 tersebut diselenggarakan pada tanggal 22 sampai dengan 29 Agustus 2017 diikuti oleh 29 negara partisipan dan lima negara observer.  Sebagai ajang kompetisi pelajar praperguruan tinggi (sekolah menengah) untuk bidang ilmu kebumian, IESO meliputi kompetisi pengetahuan mengenai geosfer (geologi dan geofisika), hidrosfer (hidrologi dan oseanografi), atmosfer (meteorologi dan klimatologi) dan astronomi.

Dalam siaran pers pada Rabu (30/8/17) di Jakarta, disebutkan bahwa sebanyak empat orang pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Indonesia yang merupakan alumni program Olimpiade Sains Nasional (OSN) itu berhasil membawa penghargaan satu emas, empat perak, dan dua perunggu.

Medali emas diraih Rifki Andika dari SMA Negeri 2 Depok dan satu medali perak diraih Fransiskus L Santoso dari SMA Kristen Ketapang, Jakarta dari kompetisi Earth System Project (ESP).

Kemudian dari lomba International Team Field Investigation (ITFI) diperoleh satu medali perak oleh Rifki Andika. Dua medali perak untuk kompetisi perorangan kembali diperoleh Rifki Andika dan Fransiskus L Santoso.

Selain itu, Indonesia juga memperoleh dua medali perunggu yang diraih Alse Nabilah dari SMA Kesatuan Bangsa, Jogjakarta dan Fadly Aulia dari SMA Al Kautsar, Bandar Lampung.

Para pelajar berprestasi yang menjadi wakil Indonesia di IESO ke-11 tersebut didampingi oleh empat pembina, yaitu Zadrach L Dupe (Meteorologi ITB), Hakim L Malasan (Prodi Astronomi ITB), Warsito Atmodjo (Prodi Oseanografi UNDIP), dan Asep Sukmayadi (Kemendikbud).

Simak Juga :  Hasil Terbaru Liga Champions: Reuni Pep Guardiola Dihancurkan Trio MSN Barcelona

Sebelumnya mereka menjalani pelatihan dan seleksi melalui empat tahap pembinaan di Yogyakarta dan Bandung selama total tiga bulan di akhir tahun 2016 dan awal tahun 2017.