Pemilihan Presiden AS Berakhir, Pergerakan Harga Emas Meningkat dan Investor Beralih ke...

Pemilihan Presiden AS Berakhir, Pergerakan Harga Emas Meningkat dan Investor Beralih ke Investasi Berisiko Rendah

200
BERBAGI
Pemilihan Presiden AS Berakhir, Pergerakan Harga Emas Meningkat dan Investor Beralih ke Investasi Berisiko Rendah

KotakNews.comPemilihan Presiden AS Berakhir, Pergerakan Harga Emas Meningkat dan Investor Beralih ke Investasi Berisiko Rendah, Pemilihan presiden AS sudah berakhir hari ini. Donald Trump berhasil menduduki gedung putih Amerika Serikat. Hal itu memberikan dampak pada kenaikan harga emas yang cukup signifikan pada hari rabu pekan ini.

Harga pengiriman emas pada bulan Desember sebesar US$1.315,60 per ounce atau dapat dikatakan naik sebesar 3,2 persen dari sebelumnya. Hal ini terjadi pada bulan Juni 2016 lalu bersamaan dengan keluarnya Inggris dari Uni Eropa.

Banyak Investor beralih pada investasi yang dianggap lebih aman, yaitu emas dan yen. Hal itu dilakukan demi mengurangi tingkat risiko yang akan terjadi. Berhubungan dengan terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS, emas dan yen terus menguat.

Awalnya banyak pelaku pasar yang menginginkan Hillary Clinton menduduki gedung putih Amerika Serikat. Seiring dengan keinginan tersebut harga pasar pun cenderung meningkat pada awal pekan lalu. Namun, ternyata terpilihnya Donald Trump juga meningkatkan harga pasar pada awal pekan ini.

Banyak para ahli dan para pengamat mengatakan bahwa setelah Trump terpilih akan memiliki efek jangka panjang seperti naiknya suku bunga the Federal Reserve pada bulan Desember yang akan datang. Kini di pasaran indeks dolar AS turun 1,5 persen ke jeng 96,38.

Tak hanya soalnya kenaikan harga emas yang melonjak tinggi, namun juga para investor mulai bergegas beralih ke investasi berisiko rendah. Ariston Tjendra selaku Kepala Riset Monex Investindo Futures mengatakan bahwa hari ini sama seperti saat Inggris keluar dari Uni Eropa (Brexit). Hal itu memiliki arti bahwa ekspektasi yang diharapkan tidak sesuai dengan ekspektasi ayng diharapkan oleh pelaku pasar.

Simak Juga :  Banjir Kritik Untuk Wasit Kontroversial Fu Ming Pada Laga Vietnam vs Indonesia

Pada pekan ini dikabarkan harga emas sempat mereda karena pasar sedang menunggu kebijakan yang akan diberlakukan oleh Donald Trump. Hal ini terjadi karena Trump pada waktu kampanye sempat mengatakan bahwa akan menetapkan kebijakan rendah yang artinya condong ke stimulus fiskal.

Apabila nantinya The Federal Reserve juga tidak menaikkan suku bunga maka akan berdampak juga pada kenaikan harga emas yang nantinya juga akan terangkat kembali setelah mereda.