Penerima Hewan Kurban Tak Perlu Antre di Masjid Istiqlal

Penerima Hewan Kurban Tak Perlu Antre di Masjid Istiqlal

694
BERBAGI

KotakNews.com – Ada hal baru yang diterapkan Panitia Kurban Masjid Istiqlal Jakarta pada perayaan Hari Raya Idul Adha Tahun 2014 ini.  Berbeda dengan perayaan sebelumnya, kali ini pihak panitia kurban Masjid Istiqlal tidak lagi membagikan hewan kurban secara langsung kepada  Mustahig (penerima hewan kurban). Mekanisme ini dilakukan dalam rangka menghindari terjadinya antrean panjang dan saling berebut hingga berpotensi keributan bahkan korban jiwa seperti halnya yang sering terjadi dibeberapa wilayah di Indonesia bila hari raya kurban tiba.

Sama halnya dengan dibeberapa wilayah tersebut, Masjid Istiqlal Jakarta sebenarnya juga sangat berpotensi untuk terjadinya keributan pada saat pembagian hewan kurban di Idul Adha 1435 H tahun ini.

Mubarak sebagaiKetua Badan Pelaksana dan Pengelola Masjid Istiqlal (BPPMI) Jakarta menyatakan “pihaknya telah bekerja sama dengan Dinas Sosial (Dinsos) Jakarta dan Kementerian Agama dalam rangka berkoordinasi dan memperoleh data penerima kurban sebagai dasar panitia untuk membagikan daging kurban”.

Lebih lanjut ia mengatakan “ tahun ini pembagian hewan kurban dilakukan dengan diantar langsung disubrayon pembagian, baik itu masjid, mushola maupun panti asuhan yang telah ditentukan dan kemudian subrayon membagikan langsung kepada penerima hewan kurban menurut wilayahnya masing-masing”. Untuk kali ini Masjid Istiqlal  telah membagikan 7.000 kantung daging kurban  yang terdiri dari 45 ekor sapi dan 12 ekor kambing.

Dengan diberlakukannya mekanisme pembagian kurban ini, para Mustahig tidak perlu antre dan saling berebut lagi saat pembagian daging kurban khususnya di Masjid Istiqlal Jakarta, tetapi cukup menunggu dan mengambil bagian hewan kurban di subrayon wilayahnya masing-masing.

 

Simak Juga :  Mbah Gotho, Manusia Tertua di Dunia Asal Indonesia
BERBAGI
Seorang wiraswasta sekaligus juru ketik yang mencintai teknologi. Disarankan untuk mencari jodoh secepat mungkin.