Perokok di Swedia Berkurang Drastis Karena Snus

Perokok di Swedia Berkurang Drastis Karena Snus

430
BERBAGI
Perokok di Swedia Berkurang Drastis Karena Snus

KotakNews.com-Perokok di Swedia Berkurang Drastis Karena Snus. Di Swedia telah terjadi fenomena unik tentang penurunan angka perokok karena telah beralih ke snus atau kantong tembakau.

Hal ini menjadi sesuatu hal yang unik karena Pemerintah Swedia telah menerbitkan data yang berisikan jumlah kaum pria perokok yang berusia 30 hingga 40 tahun mengalami penurunan sebanyak 5 persen pada tahun 2016.

Dengan diterbitkannya data tersebut Swedia dijadikan patokan utama dunia sebagai negara pertama yang berhasil mencapai sasaran pengurangan jumlah perokok. Hal ini yang sebenarnya diharapkan oleh badan-badan kesehatan dan juga pemerintah ayng ada di dunia saat ini.

Tak hanya kaum pria saja, tetapi juga terjadi pengurangan pada kaum wanita yang merokok setiap harinya. Pada kaum wanita terjadi pengurangan sekitar 10 persen.
Snus terlihat seperti kantong teh celup yang berukuran kecil. Snus berisikan tembakau murni yang sudah dipasturisasi (pemanasan bahan makanan yang berguna untuk membunuh bakteri didalamnya).

Snus banyak diminati pada tahun 1970-an. Cara pemakaiannya pun sangat mudah yaitu cukup dengan menyelipkan snus dibawah bibir atau pipi bagian dalam. Nantinya nikotin yang terkandung didalam snus akan dilepaskan.

Salah seorang pengamat mengatakan bahwa segala upaya global yang bertujuan untuk menghilangkan semua bentuk tembakau merupakan pemikiran dan tindakan yang terlalu idelis untuk dilakukan.

Jika Swedia telah sukses dengan snus maka hal ini bisa ditiru oleh Inggris. Karena fenomena peralihan rokok ke snus dapat mengurangi angka kanker paru-paru hingga 50 persen.

WHO, badan kesehatan PBB mengatakan bahwa angka kematian perokok di Swedia telah menurun drastis hingga 50% dari rata-rata angka kematian di Uni Eropa.
Tak hanya itu, Swedia juga merupakan negara yang berhasil memiliki angka paling rendah dalam hal kanker mulut dan pankreas di Eropa.

Simak Juga :  Sukseskan Konser Di Jakarta, Band One Direction Ajak Penonton Nyanyi Bersama

Nicola Smith selaku pejabat senior di Cancer Research UK mengatakan bahwa dengan adanya snus menjadi suatu fenomena yang menarik karena dijadikan suatu produk budaya.

 

BERBAGI
Gamers sekaligus mahasiswa semester akhir yang sedang doyan mengetik