Perusahaan SpaceX Kecilkan Ukuran Roket yang Akan Diluncurkan ke Mars

Perusahaan SpaceX Kecilkan Ukuran Roket yang Akan Diluncurkan ke Mars

57
BERBAGI
Perusahaan SpaceX Kecilkan Ukuran Roket yang Akan Diluncurkan ke Mars

KotakNews.com – Perusahaan SpaceX Kecilkan Ukuran Roket yang Akan Diluncurkan ke Mars, Perusahaan SpaceX mengecilkan ukuran roket yang akan diterbangkan ke Mars

guna mengurangi pengeluaran. Perusahaan milik Elon Musk tersebut akan memulai pembangunan pesawat antariksa pertamanya pada paruh pertama tahun depan, demikian pernyataan Musk, yang menjabat sebagai pemimpin dan desainer utama Space Exploration Technologies pada konferensi di Adelaide pada Jumat (29/9/17).

Musk mengatakan bahwa SpaceX merencanakan perjalanan pertamanya ke Planet Merah itu pada 2022 dengan hanya membawa muatan, diikuti misi terbang dengan awak pesawat pada 2024 dan  diperkirakan berlangsung sekitar satu dekade mendatang.

Musk sebelumnya telah merencanakan menggunakan seperangkat kendaraan antariksa untuk mendukung kolonisasi Mars, dimulai dengan meluncurkan kapsul tanpa awak Red Dragon pada 2018, namun dia mengatakan, SpaceX sekarang terfokus pada roket tunggal yang ramping dan lebih pendek.

“Kami ingin membuat kendaraan kami sekarang terlihat mubazir. Kami ingin memiliki satu sistem. Jika kami bisa melakukannya, maka semua sumber dayanya dapat diterapkan pada sistem ini. Saya merasa cukup yakin bahwa kami dapat menyelesaikan pesawat antariksa dan siap diluncurkan sekitar lima tahun mendatang,” kata Musk.

Menurut dia, sebagian dari bagian roket tersebut dapat digunakan kembali dan dapat terbang langsung dari Bumi ke Mars, masih dengan kemampuannya membawa 100 penumpang, dan dapat juga digunakan untuk membuat transportasi cepat di Bumi.

Sedangkan gambar konsep dari base camp stasiun luar angkasa yang mengorbit pada Mars dan kapal pendarat yang akan membawa empat astronot ke permukaan planet tersebut telah diumumkan oleh produsen pesawat Lockheed Martin pada Jumat.

“Kami tahu ini dingin dan tidak menyenangkan, jadi kami mulai dengan robot dan kemudian kami turun dengan para pendarat ini,” ujar Rob Chambers, Direktur Strategi Penerbangan Luar Angkasa Lockheed, kepada Australian Broadcasting Corporation dalam wawancara.

Simak Juga :  Lelangan Harga Sepatu Langka Buatan Apple yang Cukup Fantastis

Chambers tidak memberikan tanggal, namun misi yang direncanakan tersebut akan menjadi ekspedisi bersama dengan NASA, yang bertujuan untuk mencapai Mars selama 2030-an.

Selain itu, pendiri situs Amazon.com Jeff Bezos Blue Origin juga merancang kendaraan angkat berat bernama New Armstrong yang mampu melakukan eksplorasi mendalam ke planet Mars.