Ratusan Tahanan di Pekanbaru Kabur dan Beberapa Petugas Tahanan Terluka

Ratusan Tahanan di Pekanbaru Kabur dan Beberapa Petugas Tahanan Terluka

237
BERBAGI
Ratusan Tahanan di Pekanbaru Kabur dan Beberapa Petugas Tahanan Terluka

KotakNews.comRatusan Tahanan di Pekanbaru Kabur dan Beberapa Petugas Tahanan Terluka, Kemarin Jumat (5/5/2017) Warga Pekanbaru, Riau digemparkan dengan kaburnya ratusan tahanan dari Rumah Tahanan Klas IIB Sialang Bungkuk. Mereka kabur setelah terjadi bentrokan antara petugas dan para tahanan saat para petugas berusaha menahan para tahanan yang akan melarikan diri. Sejumlah tahanan dan petugas mengalami luka-luka. Tak hanya itu, saat mencoba mengejar, petugas rutan juga ada yang dilawan oleh para tahanan. Diperkirakan ratusan tahanan rutan tersebut berhasil kabur siang kemarin.  “Terkait yang luka-luka petugas kita ada yang luka, warga binaan ada yang luka karena jatuh. Kalau petugas dilempari penghuni,” tutur Direktur Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, I Wayan Kusmianta Dusak, pada Jumat (5/5/2017).

Para tahanan kabur dari rutan karena mereka merasa tersiksa di sana. Rumah Tahanan Klas IIB Sialang Bungkuk Pekanbaru, Riau tersebut dianggap penjara yang tidak manusiawai. Para tahanan sering mengalami kekurangan dalam hal makanan, pasokan air, kondisi kamar yang membludak hingga perlakuan petugas yang kasar.  “Mulai dari air, kamar, perlakuan petugas keamanan, makanan dan lainnya masalah mereka. Mereka selalu berusaha untuk lari. Nanti setelah kondusif saya berikan informasi lebih lanjut. Kami belum dapat data lapangan (yang lengkap),” kata Dusak.

Rikwanto mengungkapkan, peristiwa tersebut bermula dari kerusuhan di salah satu sel tahanan yang diisi 100 orang. Menurutnya, kerusuhan terjadi setelah bentrok fisik di antara sejumlah tahanan tidak dikendalikan oleh petugas sipir. “(Awalnya) terjadi kerusuhan di salah satu kamar yang berisikan 100 orang tahanan laki-laki dikarenakan over kapasitas sehingga menciptakan aksi bentrok fisik sesama tahanan dan tidak dapat dikendalikan oleh petugas sipir rumah tahanan,” kata Rikwanto saat dikonfirmasi, Jumat (5/5).

Simak Juga :  Pemerintah Eksekusi Mati Gembong Narkoba, Australia Ancam Boikot Pariwisata Indonesia

Menurut Dusak, sebelum insiden kaburnya para tahanan tersebut, sempat terjadi demonstrasi yang dilakukan oleh para tahanan untuk menuntut Kepala Rutan Sialang Bungkuk, Teguh Tri Hatmanto dipecat dari jabatannya. Puncaknya, saat para tahanan dipersilakan melaksanakan Salat Jumat, mereka mendobrak petugas hingga ke pintu utama rutan. Para tahanan merasa tidak nyaman karena rutan yang seharusnya menampung 561 tahanan difungsikan untuk menampung 1870 tahanan. Dusak meminta para petugas di rutan tersebut untuk menangkap semua tahanan yang kabur. Lebih lanjut, Dusak mengungkapkan, bahwa dirinya sudah berkoordinasi dengan Kapolda Riau, Inspektur Jendral Zulkarnain Adinegara untuk meminta bantuan pengamanan di rutan sampai pengejaran para tahanan yang masih berada di luar, seperti yang dilansir dari cnnindonesia.com.
Hingga kemarin malam, para tahanan belum bisa masuk kembali ke kamarnya masing-masing karena kondisi pintu kamar yang mengalami kerusakan. “Saya sudah perintahkan mengganti yang baru dengan persediaan yang ada di rutan itu atau lapas terdekat. Kemudian mereka sudah disuplai makanannya, dan tindak lanjut masalah pengamanan,” tuturnya.
Kepala Bidang Humas Polda Riau Komisaris Besar Guntur Aryo mengatakan, dari sekitar 200 tahanan yang kabur, 70 di antaranya sudah ditangkap. Mereka akan dikembalikan ke rumah tahanan untuk kembali menjalani masa hukuman mereka. “Sudah diamankan sekitar 70 orang dari 200 lebih yang kabur,” kata Guntur seperti beritakan Antara, Jumat (5/5).

BERBAGI
A kind girl who likes working hard.