Rencana Pemerintah Mengenai Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya. Berapa Harga Tiketnya?

Rencana Pemerintah Mengenai Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya. Berapa Harga Tiketnya?

288
BERBAGI
Rencana Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya
Ilustrasi (Foto: www.koran-sindo.com)

KotakNews.comHarga Tiket Proyek Kereta Cepat Jakarta-Surabaya, Pemerintah Indonesia berencana meminta Jepang membantu membangun kereta cepat untuk rute Jakarta-Surabaya. Dana yang dibutuhkan untuk membangun rute ini sekitar Rp 32,5 Triliun. Proyek tersebut nantinya tidak akan menggunakan anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Ini karena Pemerintah ingin proyek ini digarap oleh pihak swasta.

Indonesia dan Jepang akan melakukan studi kelayakan (feasibility study) bersama terlebih dahulu untuk proyek kereta berkecepatan 150 km per jam tersebut pada tahun 2017. Proyek ini dinilai Japan Bank for International Cooperation (JBIC) sangat layak dibangun karena hal itu sangat berbeda dengan kereta cepat Jakarta-Bandung yang digarap oleh Tiongkok.

Rencana pembangunan kereta cepat Jakarta-Surabaya ini nantinya akan diimbangi infrastruktur yang memadai, salah satunya adalah dengan membuat lintasan baru. Namun jika memang tetap menggunakan lintasan yang ada, harus ada peningkatan sarana dan prasarananya.

Rencana pemerintah terkait pembangunan kereta cepat ini tampaknya tidak hanya disambut baik oleh kalangan pengusaha, namun juga masyarakat umum khususnya mereka yang sering menggunakan sarana transportasi kereta. Para pengusaha menilai hal itu akan benar-benar direalisasikan dan akan memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya untuk wilayah-wilayah yang akan menjadi pemberhentian kereta tersebut.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Jateng, Frans Kongi, mengatakan bahwa modal transportasi kereta yang saat ini memang sudah cukup seiring dengan terus ditingkatkannya sarana-prasarana maupun pelayanan publik yang ada. Masyarakat Indonesia kini pun menaruh perhatian pada rencana pemerintah tentang pembuatan kereta cepat Jakarta-Surabaya yang hanya ditempuh dalam waktu 5 jam ini.

Jika memang sudah terealisasi, muncul pertanyaan dibenak masyarakat. Berapa harga tiket kereta Jakarta-Surabaya dengan kecepatan 150 Km ini? Direkur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, Prasetyo Boeditjahjono, belum memberikan konfirmasinya terkait keterangan pasti berapa harga tiket kereta cepat dengan rute Jakarta-Surabaya ataupun sebaliknya ini.

Simak Juga :  Pengakuan Lucu Sepasang Remaja yang Mengunggah Video Tanpa Busana di Smule

Jika mengacu pada kereta cepat yang saat ini beroperasi diluar negeri seperti contohnya di China dan Jepang, maka tiket kereta ini akan dikenakan harga sekitar Rp 1 juta. Hal itu karena mengacu pada harga tiket untuk rute Guangzhou ke Shenzhen yang memiliki tarif harga sekitar Rp 500 ribu dengan jarak tempuh sekitar 400 km. Untuk itu, melihat jarak Jakarta-Surabaya yang hampir dua kali lipat dari jarak Guangzhou ke Shenzhen yaitu 730 KM, maka bisa dipastikan harga tiket kereta cepat untuk rute Jakarta-Surabaya maupun sebaliknya ini bisa jadi dua kali lipat dari harga tiket Guangzhou ke Shenzhen.

Prasetyo menjelaskan meskipun belum ada patokan harga tiket untuk rute kereta cepat Jakarta-Surabaya yang konon akan ditempuh hanya dalam waktu 5 jam ini, kemungkinan kereta ini akan masuk pada kategori kelas eksekutif. Prasetyo menambahkan dengan masuk kategori kelas eksekutif, para penumpang akan mendapatkan fasilitas kereta cepat Jakarta-Surabaya yang sangat nyaman dan membantu mereka selama berada di kereta. Fasilitas yang akan penumpang dapatkan antara lain fasilitas WiFi, AC, port charger, tempat duduk yang nyaman, dan fasilitas nyaman lainnya. Oleh karena itu, untuk harga tiket ini tidak akan ada biaya subsidi karena termasuk kelas eksekutif.

Menurut pendapat kami, jika sampai harga tiket kereta cepat Jakarta-Surabaya tersebut dipatok dengan harga seperti prediksi diatas, bisa dipastikan akan mendapat respon negatif dari masyarakat. Ini karena melihat harga tiket pesawat rute Jakarta-Surabaya yang bisa didapatkan dengan harga yang lebih murah dan dengan durasi yang lebih singkat (kurang lebih 1 jam). Dan masyarakat pasti akan berpikir dua kali untuk menggunakan sarana transportasi ini.