Salah Mengambil Kebijakan, Ranking Indonesia Turun Dalam Peringkat Daya Saing Ekonomi

Salah Mengambil Kebijakan, Ranking Indonesia Turun Dalam Peringkat Daya Saing Ekonomi

165
BERBAGI
Ranking Indonesia Turun Dalam Persaingan Daya Saing Ekonomi
Peringkat Indonesia di World Economic Forum

KotakNews.com – Menurut sumber terpercaya World Economic Forum (WEF), Indonesia mengalami penurunan peringkat dalam hal daya saing dibidang ekonomi. Sebelumnya Indonesia menduduki peringkat ke-37. Namun pada update terbaru WEF menyebutkan jika posisi Indonesia saat ini merosot ke posisi 41. Hal tersebut dapat terjadi karena dalam pemerintahan ini masih ada kelemahan dalam hal pengambilan kebijakan ekonomi dan juga dampak yang diberikan dari kebijakan tersebut. Tidak hanya itu, terdapat tiga hal yang membuat bangsa ini mengalami penurunan peringkat yaitu adanya korupsi yang masih merajalela, keruwetan birokrasi, dan target pembangunan infrastruktur.

Bagaimana respon dari para petinggi Pemerintah Indonesia?

Thomas Trikasih Lembong selaku Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), mengakui bahwa negara ini terlalu nyaman dalam euforia booming komoditas dan melupakan reformasi struktural maupun deregulasi serta modernisasi yang seharusnya hal tersebut bisa dilakukan beberapa tahun yang lalu.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro, mengatakan bahwa pemerintah akan fokus untuk memperbaiki peringkat daya saing Indonesia. Bambang mengakui bahwa penurunan daya saing ini adalah masalah yang serius dan harus segera ditanggulangi.

Pendapat berbeda dikemukakan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Darmin Nasution. Menurutnya keputusan dan perhitungan indeks daya saing versi WEF itu tidak masuk akal. Pada hari Rabu (05/10/2016) kemarin, Darmin mengatakan bahwa kondisi Indonesia ini dalam keadaan yang membaik sejak tahun lalu, tidak ada yang buruk. Kalau dari sisi penilaian teknologi, itu seharusnya dibandingkan dengan negara lain.

Setiap tahunnya, World Economic Forum (WEF) melakukan rangking daya saing ekonomi di 138 negara berbeda. Tiga posisi teratas ditempati oleh Amerika Serikat (AS), Singapura, dan Swiss. Dalam perhitungan ranking, Indonesia yang pada tahun ini menduduki peringkat ke-41. Sedangkan negara tetangga Malaysia unggul jauh diatas Indonesia karena menduduki posisi ke-25 dan Thailand pada posisi ke-34. Meskipun begitu Indonesia masih unggul dari Filipina yang menduduki posisi ke-57, Brunei Darussalam posisi ke-58, serta Vietnam yang menduduki posisi ke-60.

Simak Juga :  Waspadai Fluktuasi Nilai Tukar Rupiah, Garuda Indonesia Lakukan Hedging

Banyak komentar yang memprotes akan penurunan peringkat tersebut. Untuk itu Menteri Keuangan, Sri Mulyani, berjanji akan segera melakukan penanggulangan terkait persoalan tersebut. Beberapa diantaranya yaitu dengan cara melanjutkan dan terus mengontrol program reformasi birokrasi Indonesia, termasuk membenahi beban pajak dan tindak pidana korupsi.