Uang Rupiah Tidak Memuat Simbol Palu Arit. Berikut Penjelasan Gubernur Bank BI

Uang Rupiah Tidak Memuat Simbol Palu Arit. Berikut Penjelasan Gubernur Bank BI

396
BERBAGI
Uang Rupiah Tidak Memuat Simbol Palu Arit. Berikut Penjelasan Gubernur Bank BI

KotakNews.com – Gubernur Bank BI Tegaskan Masyarakat Indonesia Tak Ada Simbol Palu Arit. Agus DW Martowardojo selaku Gubernur Bank Indonesia (BI) kembali menegaskan masyarakat Indonesia bahwa uang rupiah yang beredar tidak memuat simbol terlarang palu arit. Hal ini ditanggapi serius karena mengingat banyaknya informasi dan penafsiran yang berkembang melalui media sosial yang intinya menyatakan bahwa uang rupiah memuat simbol terlarang palu arit.

Berita ini sebelumnya sudah ditanggapi oleh pihak Bank Indonesia, namun hingga kini masih saja beredar informasi dari beberapa pihak tidak bertanggung jawab yang dikhawatirkan akan mengubah opini masyarakat Indonesia.

Agus mengatakan bahwa gambar yang dipersepsikan oleh sebagian pihak sebagai simbol palu arit atau lambang komunis yang merupakan logo Bank Indonesia yang telah dipotong secara diagonal sehingga membentuk oranamen tidak beraturan atau yang biasa disebut gambar rectoverso.

Gambar rectoverso sendiri dapat diartikan sebagai gambar saling isi (rectoverso). Rectoverso dipilih sebagai metode yang tepat untuk menjadikannya sebagai unsur pengaman uang rupiah. Unsur pengaman tersebutlah yang akan menjadi pusat perhatian masyarakat Indonesia agar lebih mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah sendiri sekaligus menghindari pemalsuan yang kini marak terjadi.

Untuk informasi tambahan saja bahwa teknik rectoverso digunakan diberbagai mata uang di dunia. Metode ini dipilih karena sangat kecil kemungkinannya untuk memalsukan uang tersebut karena rectoverso dibuat dengan teknik khusus dan alat cetak khusus.

Agus juga menambahkan bahwa diharapkan tidak ada lagi yang percaya akan informasi yang tidak jelas dari mana asal sumber berita tersebut. Uang rupiah merupakan salah satu unsur lambang Kedaulatan Negara dan Kesatuan Republik Indonesia. Dan juga uang rupiah ditandatangani bersama oleh Gubernur Bank Indonesia serta Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Simak Juga :  Dwi Soetjipto, Nahkoda Baru Harapan Pertamina Menuju Perusahaan Kelas Dunia

Oleh karena itu, dengan alasan yang sudah dipaparkan pihak Bank Indonesia berharap bahwa masyarakat Indonesia kini dapat memperlakukan uang rupiah dengan baik dan benar.