Waspada, Ponsel Bisa Menjadi Sarana Penularan Penyakit

Waspada, Ponsel Bisa Menjadi Sarana Penularan Penyakit

12056
BERBAGI

KotakNews.com Telepon seluler (ponsel) saat ini bagi sebagian besar orang merupakan kebutuhan primer. Dari anak-anak sampai orang tua hampir semua memiliki ponsel. Namun demikian, perlu diwaspadai terhadap kemungkinan efek samping dari penggunaan ponsel. Salah satunya berkaitan dengan masalah kesehatan. Sebuah penelitian dari Australia mengatakan bahwa telepon genggam atau ponsel memiliki bahaya bagi kesehatan. Bukan gelombang elektromagnetik ataupun risiko kanker, ponsel ditengarai juga bisa menyebarkan kuman penyakit.

Penelitian yang diterbitkan oleh Journal of Occupational and Environmental Hygiene ini melihat kebersihan ponsel para tenaga kesehatan di Launceston Hospital, Tasmania. Hasilnya menunjukkan bahwa 95 persen ponsel ternyata memiliki bakteria yang biasa ditemukan pada kulit (skin flora). “Layar dan keyboard komputer dibersihkan secara rutin karena pemakaiannya bersifat umum dan siapa saja bisa menggunakannya. Namun kami melihat tidak ada orang yang pernah membersihkan telepon genggam mereka,” tutur Yee Foong, salah satu peneliti dari University of Tasmania, sebagaimana dikutip dari detikcom, Senin (13/07/2015).

Penelitian dilakukan dengan melihat kandungan bakteria pada 226 ponsel milik tenaga kesehatan di Launceston Hospital. Ternyata hanya sekitar sepertiga partisipan yang diketahui membersihkan ponsel mereka secara rutin. Dari sepertiga tersebut, hanya 21 persen saja yang memebersihkan ponsel dengan tisu beralkohol. Bakteria terbanyak ditemukan di ponsel para tenaga kesehatan lebih muda, termasuk perawat serta dokter junior. Foong mengatakan bahwa bisa jadi karena beban kerja mereka yang besar sehingga mereka sering lupa membersihkan ponsel.

Padahal menurutnya harus ada panduan atau standar kebersihan ponsel di rumah sakit, mengingat rumah sakit memiliki potensi penularan penyakit yang cukup besar. Terlebih lagi bagi tenaga kesehatan, yang setiap harinya pasti bersentuhan dengan pasien. “Harus ada panduan atau aturan standar soal kebersihan ponsel di rumah sakit. Kita tentunya tak ingin pasien terserang komplikasi karena virus atau bakteri yang dibawa perawat atau dokter di ponsel mereka,” ungkapnya. (fap)

Simak Juga :  Perokok di Swedia Berkurang Drastis Karena Snus